Market Size Calculator – adrianchandra.com
Market Size Calculator — TAM / SAM / SOM

Market Size Calculator

Hitung TAM / SAM / SOM buat ide bisnis lo. Pilih kategori & geography, angka preset bakal auto-isi — review & adjust sesuai data lo (Google Trends, BPS, marketplace, dll). Semua field bisa diubah.

1. Pilih kategori & geography

38 provinsi + 5 metro + ~50 kota tersedia. Klik field buat lihat semua, atau ketik buat cari.

2. Review angka preset (boleh di-edit)

Total orang/bisnis di geography yang lo pilih. Default = total populasi area, bukan target demografis.
Pria ~50.6%, Wanita ~49.4% (BPS Sensus 2020 nasional). Default "Semua".
Piramida penduduk Indonesia (BPS Sensus 2020 nasional). Default: semua dicentang = 100%. Uncheck buat narrow demografis umur.
Rata-rata pengeluaran 1 orang/bisnis di kategori ini, per tahun. Adjust kalau produk lo lebih premium / lebih murah.
Filter tambahan SELAIN gender & umur (e.g., income menengah-atas, pemilik kendaraan, pet owner). Default 100% = ga ada filter tambahan. Untuk TAM.
Dari target demografis, berapa % yang bisa lo jangkau via channel lo (Meta/TikTok/Shopee/dll). Untuk SAM.
Dari yang reachable, berapa % yang realistis bakal jadi customer di tahun pertama. Konservatif: 1–10%. Untuk SOM.
Threshold warning SOM:  Rp / tahun
SOM di bawah angka ini bakal kena warning "ga viable". Default Rp 500jt/tahun.

3. Hasil

TAM
Total Addressable Market — semua orang/bisnis dalam target demografis × ARPU.
SAM
Serviceable Addressable Market — TAM × yang bisa dijangkau channel lo.
SOM
Serviceable Obtainable Market — realistic year-1 revenue.
Populasi geography: total area dari Sensus 2020 + proyeksi BPS (akurasi ±2-10%). Opsi "Seluruh Indonesia (Nasional)" = sum 38 provinsi (~275 juta). Buat kategori dengan data per-provinsi (Makanan & Minuman, Fashion), ARPU nasional dihitung sebagai rata-rata tertimbang populasi provinsi — beda dari rata-rata aritmetik biasa.

Kategori — Shopee Indonesia taxonomy (12 kategori produk fisik UMKM, sumber seller.shopee.co.id/edu/article/15965). Service categories (course, B2B, wedding, travel, properti, domestic, fintech, telco) di-drop karena dominated by big players atau bukan target ads UMKM.

ARPU sourcing — BPS Susenas Maret 2025:
Makanan & Minuman & Fashion: per provinsi dari Tabel 4.1–4.38, per kapita per bulan × 12. Fashion lump 8 sub-kategori Shopee (Pakaian Pria/Wanita/Muslim, Sepatu Pria/Wanita, Tas, Aksesoris Fashion, Jam) karena BPS ga split.
10 kategori lain: national avg dari Tabel 3.4, broadcast uniform ke 38 provinsi (Susenas ga publish breakdown ini per-provinsi):
  – Kecantikan & Kesehatan: kosmetik + perawatan kulit + 16 sub-items kesehatan (Rp 65.119/bulan)
  – Gadget (HP, Smartphone): HP/smartphone & accessories (Rp 5.627/bulan)
  – Elektronik (TV, AC, Home Appliance): TV/radio/video (Rp 1.751/bulan)
  – Komputer & Aksesoris: ESTIMASI (Rp 1.500/bulan) — BPS ga track laptop/komputer separately
  – Perlengkapan Olahraga: alat & perlengkapan olah raga (Rp 442/bulan)
  – Hobi & Mainan: barang tahan lama lainnya (Rp 697/bulan, catch-all)
  – Perlengkapan Bayi & Anak: mainan anak (Rp 1.114/bulan)
  – Perlengkapan Rumah: meubelair + peralatan + alat dapur (Rp 10.905/bulan)
  – Otomotif: pelumas + maintenance (Rp 17.698/bulan, aftermarket)
  – Pet (Hewan Peliharaan): binatang & tanaman peliharaan (Rp 2.016/bulan)

targetShare default 100% untuk semua kategori BPS-derived (karena per-kapita Susenas sudah mencakup seluruh populasi). Turunin manual kalau target lo lebih sempit dari rata-rata penduduk.

Gender & rentang umur: sumber BPS Sensus Penduduk 2020 (nasional, dipake broadcast ke semua geography). Gender split ~50.6% pria / 49.4% wanita. Piramida umur: 0–14 (24%), 15–24 (17%), 25–34 (16%), 35–44 (14%), 45–54 (12%), 55–64 (9%), 65+ (8%). Multiplier ini ngalikin populasi sebelum diterapin "% filter lain", jadi total target buyer = populasi × gender% × age% × filterLain%.

Reach & capture rate: rule-of-thumb per kategori (30-45% reach, 1.5-2% capture year 1) — bukan dari BPS, tapi industry benchmark.

Kategori tambahan — Jasa & Produk Digital:
Jasa (5): Bimbel & Kursus, Wedding & Event Organizer, Hotel & Penginapan, Hiburan & Rekreasi, Jasa Domestik. Sumber ARPU: BPS Susenas Maret 2025 Tabel 3.4 (national). Semua ditandai "service offline" — kalau geography lo provinsi atau nasional, tool bakal kasih warning karena service offline biasanya beroperasi radius kota/kabupaten.
Produk Digital (3): Course Online / E-Learning, Template & Aset Digital, SaaS / Tools UMKM. ARPU = ESTIMASI — BPS ga track digital products separately. Adjust manual sesuai pengalaman bisnis lo (high spenders bisa Rp 1jt+/tahun, tapi per-kapita national rendah karena long tail).

Sebelum keputusan bisnis, tetap validasi dengan data primer (Google Trends, BPS, marketplace search volume, hashtag growth) seperti yang dibahas di Module 1.3 — Trend Validation. Tool ini bantu sanity-check, bukan ganti riset.